Pemahaman Hakikat Manusia sebagai Upaya dalam Merealisasikan Tujuan Pendidikan Islam: Sebuah Tinjauan Teologis

Ahmad Riyadh Maulidi, Surawardi Surawardi

Abstract


Manusia merupakan makhluk yang terdiri atas dua unsur, yakni unsur jasmani dan unsur rohani. Hakikat manusia ini harus dipahami secara betul agar dalam praktik pendidikan Islam yang menjadikan manusia sebagai objek dan subjek pendidikannya, akan berjalan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai. Banyaknya kegalalan pendidikan Islam disebabkan karena kurangnya pemahaman tentang hakikat manusia itu sendiri. Hal ini menarik bagi peneliti untuk mendeskripsikan bagaimana hakikat manusia dalam perspektif pendidikan Islam sehingga pengetahuan ini akan membawa kepada pemahaman tentang hakikat tersebut sekaligus tercapainya tujuan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakikat dan kedudukan manusia dalam pendidikan Islam membuat manusia punya keterikatan dengan pendidikan itu sendiri. Pemahaman yang tepat mengenai hakikat manusia dapat menjadi penentu keberhasilan pendidikan Islam. Selain itu, dengan segala potensi yang dimiliki, manusia dapat menjadi makhluk yang akan merealisasikan tujuan pendidikan Islam. Ada dua aspek yang perlu diperhatikan terkait pemahaman hakikat manusia dalam perealisasian tujuan pendidikan Islam, yaitu aspek fokus terhadap tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan aspek pemberian hukuman yang mendidik.


Keywords


Hakikat manusia, Perealisasian tujuan pendidikan Islam, Teologi Islam.

Full Text:

PDF

References


Ali, M. (2014). Para Penghuni Sebelum Manusia. Jakarta: Zahira.

Arifin, A. L. (2021). Kepemimpinan Cendekia: Syiar, Doa, & Ikhtiar Menuju Indonesia Emas. Banjarmasin: Gramedia Pustaka Utama.

Brackett, M. A. (2015). Applying Theory to the Development of Approaches to SEL. In Handbook of Social and Emotional Learning (p. 26). New York: The Guilford Press.

Byrd, A. R., & Martin, R. C. (2014). From Isfahan to the Internet: Islamic Theology in the Global Village. In Islam in the Modern World (p. 80). USA and Canada: Routledge.

Direktorat KSKK Madrasah. (2019). Keputusan Menteri Agama Nomor 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah. Jakarta: Kementerian Agama RI.

Guthrie, W. K. C. (2001). A History oF Greek Philosophy (8th ed.). Cambridge: Cambridge University.

Hatta, M. (2013). Aliran Mu’tazilah dalam Lintasan Sejarah Pemikiran Islam. Jurnal Ilmu Ushuluddin, 12(1), 101.

Hidayangsih, P. S., Tjandrarini, D. H., Mubasyiroh, R., & Suparmi. (2011). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Berisiko Remaja di Kota Makassar Tahun 2009. Buletin Penelitian Kesehatan, 39(2), 89.

Indrawan, I., Wijoyo, H., Suherman, & Wiguna, I. M. A. (2020). Manajemen Pendidikan Karakter. Banyumas: Pena Persada.

Indrianto, N. (2020). Pendidikan Agama Islam Interdisipliner untuk Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Deepublish.

Kadri, R. M. (2021). Hukuman dalam Mendidik Perspektif Hadis. Sukoharjo: Tahta Media Group.

Lisa, D. R., Aswandi, & Yuniarni, D. (2016). Penggunaan Hukuman yang Edukatif dalam Membentuk Perilaku Disiplin Anak di RA Babussalam. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 5(6), 3.

Lubis, R. (2020). Konsep Jiwa dalam Alquran. Jurnal Nizhamiyah, 10(2), 58.

Mubarok, F. (2015). Pemahaman Hakikat Kemanusiaan sebagai Penentu Arah Pendidikan Islam. Jurnal Sinau, 1(1), 125.

Muslimin. (2016). Manusia dan Karakteristiknya Menurut Al-Qur’an: Kajian Tafsir Tarbawi. Jurnal Tribakti, 27(2), 232.

Nasution, I. F. A. (2017). Humanisasi Pendidikan Islam Melalui Antropologi Transdental Hamzah Fansuri. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 12(1), 237.

Phan, P. C. (2014). Embarcing, Protecting, and Loving the Stranger: A Roman Catholic Theology of Migration. In Theology of Migration in the Abrahamic Religions (p. 97). New York: Palgrave Macmillan.

Purwadi, M. (2021). 17 Negara dengan Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia, Cek Daftarnya.

Rasid, A. (2018). Implikasi Landasan-landasan Pendidikan. Jurnal Al-Fikrah, 1(1), 2.

Rindiani, A., Nurwadjah, A., & Suhartini, A. (2021). Maksud dan Tujuan Penciptaan Makhluk (Kholiqul Basyar) sebagai Landasan Religious Tujuan Pendidikan Islam. Jurnal Menata: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(1), 47.

Rusli, R. (2019). Teologi Islam: Telaah Sejarah dan Pemikiran Tokoh-tokohnya. Jakarta: Kencana.

Saihu. (2019). Konsep Manusia dan Implementasinya dalam Perumusan Tujuan Pendidikan Islam Menurut Murtadha Muthahhari. Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 210.

Setiawan, D. (2020). Ada Siswa Bunuh Diri Karena Tugas PJJ Menumpuk, Ini yang Harus Dilakukan Kemendikbud.

Shihab, M. Q. (1996). Wawasan Al-Quran: Tafsir Tematik atas Berbagai Persoalan Umat. Bandung: Mizan.

Suryadi, R. A. (2018). Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: Deepublish.

Syafi’e, I. (2013). Teologi Pendidikan: Epistemologi, Ontologis, dan Aksiologis. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 6(2), 2.

Tobroni. (2018). Memperbincangkan Pemikiran Pendidikan Islam: Dari Idealisme Substrantif Hingga Konsep Aktual. Jakarta: Pranadamedia Group.

Wulandari, D. T., & Tianingrum, N. A. (2020). Hubungan Pengetahuan Tumbuh Kembang dengan Kenakalan Remaja Sekolah di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Baru Kota Samarinda. Borneo Student Research, 1(3), 2213.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.