Nilai-Nilai Sosial Perekat Bangsa dalam Tradisi Menginang pada Masyarakat Suku Dayak di Kabupaten Kotawaringin Timur
Abstract
Indonesia memiliki ribuan kelompok etnik atau suku bangsa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Setiap suku memiliki adat dan tradisi yang berbeda-beda. Tradisi Bersirih atau Menginang adalah warisan budaya Indonesia yang dilakukan dengan mengunyah bahan-bahan bersirih, yaitu pinang, sirih, gambir, tembakau, dan kapur. Pada masyarakat Kalimantan khususnya suku Dayak, Menginang merupakan tradisi yang masih dilakukan oleh pria maupun wanita. Suku Dayak merupakan kelompok etnik yang banyak dijumpai di pedalaman pulau Kalimantan. Pada mulanya, Menginang digunakan sebagai suguhan kehormatan untuk orang-orang/tamu-tamu yang dihormati pada suatu acara atau pertemuan. Dalam perkembangannya budaya menyirih menjadi kebiasaan untuk dinikmati pada saat santai, yang dilakukan selama 5-20 menit. Tradisi menginang memiliki nilai-nilai sosial perekat bangsa. Adapun nilai-nilai sosial yang dimaksud, yaitu nilai Religi, nilai kebersamaan, nilai silaturahmi, nilai estetika, nilai toleransi, dan nilai keterbukaan. Orang dahulu biasa berkumpul untuk Menginang Bersama-sama, sehingga hubungan sosial antar masyarakat pun bisa terjalin dengan baik.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Brata, I. B. (2016). Kearifan Budaya Lokal Perekat Bangsa. Jurnal Bakti Saraswati, 13-15.
Dinda Khairatun Nisa, D. P. (2022, Juny 10). Nilai Sosial Perekat Bangsa. (K. R. Siti Murah, Interviewer)
Iptika, A. (2014). Keterkaitan Kebiasaan Mengunyah Sirih Pinang dengan Kesehatan Gigi. Jurnal Masyarakat, Kebudayaan, dan Politik, 65.
Kamisorei, R. V., & Shrimarti, R. (2017). Gambaran Kepercayaan Tentang Khasiat Menyirih pada Masyarakat Papua di Kecamatan Ardipura. Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Prilaku, 232-234.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2008). Jakarta: Balai Pustaka Jakarta.
Maqsyalina, M., & Ali, M. (2021). Keterkaitan Kebiasaan Mengunyah Sirih Pinang dengan Kesehatan Gigi. Kebiasaan Mengunyah Sirih Pinang, 1-5.
Nadhifah, A. (tt). Nilai-nilai sosial dan nilai- nilai religi pada upacara adat kungkum sindin di desa Kudu Jombang. 615.
Rizka Bella, S. A. (2021). Sistem Masyarakat dan Organisasi Suku Dayak Ngaju ( Studi Kasus di Desa Mandomai Kalimantan Tengah). Jurnal Kewarganegaraan, 364-366.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.