Upaya Balai Basarah “Penyang Hatampung” dalam Mencegah Konversi Beragama Umat Hindu Kaharingan di Kabupaten Kotawaringin Timur

Hanuf Nurwiyanti, Andina Andina

Abstract


Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor terjadinya konversi beragama bagi umat Hindu Kaharingan di Kabupaten Kotawaringin Timur dan mengetahui upaya-upaya umat Hindu Kaharingan mencegah konversi beragama dalam mempertahankan agama leluhur suku Dayak. Rumusan masalah dalam penelitian ini (1) Apa saja faktor-faktor terjadinya konversi beragama Hindu Kaharingan di Kabupaten Kotawaringin Timur? dan (2) Bagaimana upaya-upaya umat Hindu Kaharingan mencegah konversi beragama dalam mempertahankan agama leluhur suku Dayak melalui Balai Basarah “Penyang Hatampung”?. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada penelitian ini terdapat dua variabel yaitu Variabel Dependen/Terikat (Y) adalah Konversi Beragama Umat Hindu Kaharingan dan Variabel Independen/Bebas (X) adalah Balai Basarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Adanya faktor-faktor yang memengaruhi Konversi Beragama umat Hindu Kaharingan di Kabupaten Kotawaringin Timur, (2) Balai Basarah “Penyang Hatampung” yang merupakan tempat ibadah umat Hindu Kaharingan menjadikan sarana persatuan kekuatan untuk mengingat Sang Kuasa, Ranying Hattala, dan (3) Upaya-upaya umat Hindu Kaharingan dapat meminimalisir Konversi Beragama melalui Balai Basarah “Penyang Hatampung” dalam mempertahankan agama leluhur suku Dayak di Kabupaten Kotawaringin Timur.


Keywords


balai basarah; konversi beragama; dan umat hindu kaharingan.

Full Text:

PDF

References


Abdussamad, Zuchri (Desember 2021). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung : CV. Syakir Media Press.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (2001). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Harsojo. (1998). Pengantar Antropologi. Bandung: Bina Cipta.

Jalaluddin, H. (2011). Psikologi Agama. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Junaidi,L. (2017). Fenomena Tempat Suci Dalam Agama. Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan, 13(2).

Koentjaraningrat. (2005). Pengantar Antropologi Pokok Etnigrafi II. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Kumoro, N. B. (2020). Dayak Kaharingan di Tengah Perubahan Sosial Ekologi dan Praktik Perpindahan Agama di Perdesaan Kalimantan Tengah. Masyarakat dan Budaya, 2 No.1, 13-24.

Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Sosial dan Kependudukan. (2018). Retrieved September Sabtu, 2022, from Badan Pusat Statistik Kabupaten Kotawaringin Timur: https://kotimkab.bps.go.id/statictable/2018/05/21/640/persentase-pemeluk-agama-menurut-kecamatan-di-kabupaten-kotawaringin-timur-2013.html

Sugiyono. (2017) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung : Alfabeta

Wakhid, S. (2016). Eksistensi Agama Hindu Kaharingan di Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah. Jurnal Multikultural & Multiregulasi, 15, 102-116.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.